Tittle: 7 Pilihan Obat Pengapuran Sendi: Dari Medis hingga Herbal Alami

Pengapuran sendi, atau secara medis dikenal sebagai Osteoartritis (OA), adalah kondisi di mana tulang rawan yang melindungi ujung tulang mulai menipis dan aus. Hal ini menyebabkan tulang saling bergesekan, memicu rasa nyeri, kaku, dan pembengkakan.
Meskipun pengapuran sendi bersifat kronis, penggunaan obat pengapuran sendi yang tepat dapat membantu meredakan nyeri dan meningkatkan kualitas hidup Anda. Berikut adalah daftar pilihan pengobatan yang bisa Anda pertimbangkan.
1. Obat Pereda Nyeri Apotek (Analgesik)
Untuk nyeri ringan hingga sedang, obat-obatan bebas sering kali menjadi pilihan pertama.
- Paracetamol: Membantu meredakan nyeri ringan tanpa mengiritasi lambung.
- Krim atau Gel Topikal: Obat oles yang mengandung capsaicin atau diclofenac sangat efektif untuk nyeri sendi yang terlokalisasi, seperti pada lutut atau jari tangan.
2. Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS)
Jika terdapat pembengkakan, dokter biasanya meresepkan OAINS untuk mengurangi peradangan.
- Ibuprofen, Naproxen, atau Celecoxib: Obat ini bekerja menghambat enzim yang memicu peradangan.
- Catatan: Penggunaan jangka panjang harus di bawah pengawasan dokter karena risiko efek samping pada lambung dan ginjal.
3. Suplemen Glukosamin dan Kondroitin
Banyak pasien memilih suplemen ini sebagai obat pengapuran sendi jangka panjang. Senyawa ini merupakan komponen alami pembentuk tulang rawan.
- Manfaat: Membantu memperlambat kerusakan tulang rawan dan menjaga kelenturan sendi.
4. Suntikan Asam Hialuronat (Viskosuplementasi)
Jika obat minum tidak lagi mempan, dokter ortopedi mungkin menyarankan suntikan langsung ke area sendi.
- Cara kerja: Asam hialuronat bertindak sebagai “pelumas” buatan untuk menggantikan cairan sendi yang sudah menipis, sehingga gesekan antar tulang berkurang.
5. Obat Herbal Alami untuk Sendi
Beberapa bahan alami memiliki sifat anti-inflamasi kuat yang dapat membantu meredakan gejala pengapuran:
- Kunyit (Kurkumin): Senyawa aktif dalam kunyit terbukti mampu mengurangi peradangan sendi.
- Jahe: Membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi rasa kaku di pagi hari.
- Minyak Ikan (Omega-3): Membantu melumasi sendi dari dalam dan mengurangi peradangan sistemik.
Tabel Ringkasan Penanganan Pengapuran Sendi
| Jenis Pengobatan | Fungsi Utama | Kapan Digunakan? |
| Topikal (Oles) | Meredakan nyeri lokal | Nyeri ringan & awal |
| Oral (Minum) | Mengurangi radang | Nyeri akut & bengkak |
| Suplemen | Nutrisi tulang rawan | Perawatan jangka panjang |
| Injeksi (Suntik) | Pelumasan sendi | Kondisi sedang hingga berat |
6. Terapi Fisik dan Olahraga Low-Impact
Obat-obatan akan bekerja lebih maksimal jika dibarengi dengan terapi fisik. Fokusnya adalah memperkuat otot di sekitar sendi untuk membantu menopang beban tubuh.
- Rekomendasi: Berenang, bersepeda statis, atau jalan santai. Hindari olahraga yang memberikan tekanan berat pada sendi seperti melompat atau lari jarak jauh.
7. Pentingnya Menurunkan Berat Badan
Faktanya, obat terbaik untuk pengapuran sendi lutut dan panggul adalah menurunkan berat badan. Setiap penurunan 1 kg berat badan akan mengurangi tekanan pada lutut hingga 4 kg. Ini secara signifikan mengurangi rasa nyeri tanpa ketergantungan obat kimia.
Kesimpulan
Pemilihan obat pengapuran sendi harus disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi Anda. Untuk nyeri awal, herbal dan obat oles mungkin sudah cukup. Namun, untuk kasus yang mengganggu mobilitas, konsultasi dengan dokter spesialis tulang (ortopedi) sangatlah penting.
Ingatlah bahwa tujuan utama pengobatan adalah untuk menjaga sendi tetap bergerak dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://bandungpafi.org/
