Apa Itu Jardiance?

Tittle: Apa Itu Jardiance?

Jardiance adalah merek dagang untuk obat Empagliflozin. Obat ini termasuk dalam golongan penghambat Sodium-Glucose Co-transporter 2 (SGLT2).

Di Indonesia, Jardiance dikenal luas sebagai obat untuk mengontrol kadar gula darah pada orang dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Namun, seiring berkembangnya penelitian medis, obat ini kini juga sering diresepkan untuk kondisi kesehatan lain karena manfaatnya terhadap organ vital.

Kegunaan Utama

  1. Diabetes Tipe 2: Membantu menurunkan HbA1c dan mengontrol gula darah bersamaan dengan diet dan olahraga.
  2. Gagal Jantung: Menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat penyakit jantung (baik pada pasien diabetes maupun non-diabetes).
  3. Penyakit Ginjal Kronis: Membantu memperlambat pemburukan fungsi ginjal.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Berbeda dengan obat diabetes tradisional yang bekerja pada hormon insulin atau hati, Jardiance bekerja langsung di ginjal.

Secara normal, ginjal akan menyerap kembali gula ke dalam aliran darah. Jardiance menghambat proses penyerapan ini. Akibatnya, kelebihan gula akan dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Karena proses ini membuang gula (glukosa) dan juga menarik air, pasien mungkin akan merasa lebih sering buang air kecil.


Efek Samping yang Perlu Diketahui

Seperti obat-obatan pada umumnya, Jardiance dapat menimbulkan efek samping. Berikut adalah kategorinya:

1. Efek Samping Umum (Ringan)

Karena gula dikeluarkan melalui urine, area saluran kemih menjadi lingkungan yang “manis” dan disukai bakteri atau jamur.

  • Infeksi Jamur Genital: Gatal, nyeri, atau kemerahan pada area kemaluan (baik pria maupun wanita).
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK): Rasa perih saat buang air kecil atau urine tampak keruh.
  • Sering Buang Air Kecil: Meningkatnya frekuensi kencing.
  • Rasa Haus Meningkat: Akibat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan.

2. Efek Samping Serius (Jarang Terjadi)

Meskipun jarang, kondisi berikut memerlukan penanganan medis segera:

  • Dehidrasi: Gejala berupa pusing saat berdiri, lemas, atau mulut sangat kering. Risiko ini lebih tinggi pada lansia.
  • Ketoasidosis Diabetik: Kondisi medis darurat di mana darah menjadi terlalu asam. Gejalanya meliputi mual, muntah, nyeri perut, sesak napas, dan rasa sangat lemas.
  • Gangren Fournier: Infeksi bakteri langka namun sangat serius di area kemaluan/perineum. Segera hubungi dokter jika ada nyeri, bengkak, atau kemerahan di area tersebut disertai demam.

Aturan Pakai dan Peringatan

  • Dosis: Biasanya dimulai dari 10 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan hingga 25 mg sesuai petunjuk dokter.
  • Waktu Minum: Sebaiknya diminum di pagi hari dengan atau tanpa makanan.
  • Kontraindikasi: Tidak disarankan untuk penderita diabetes tipe 1, orang dengan gangguan ginjal berat/dialisis, atau ibu hamil dan menyusui.

Penting: > Artikel ini bersifat informatif. Jardiance adalah Obat Keras yang hanya boleh digunakan berdasarkan resep dan pengawasan dokter. Jangan pernah mengubah dosis atau menghentikan penggunaan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.


Apakah Anda sedang merencanakan pengobatan dengan Jardiance atau ingin mengetahui interaksinya dengan obat lain?

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/