Apa Itu OBAT ERLAMYCETIN PLUS?

Tittle: Apa Itu OBAT ERLAMYCETIN PLUS?

Erlamycetin Plus adalah obat tetes mata steril yang masuk dalam golongan kombinasi antibiotik dan kortikosteroid. Obat ini dirancang khusus untuk mengatasi infeksi bakteri pada mata yang disertai dengan gejala peradangan hebat.

Karena mengandung antibiotik keras dan steroid, obat ini termasuk dalam kategori Obat Keras (berlabel merah) yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

Kandungan Utama

Erlamycetin Plus memiliki dua kombinasi bahan aktif yang bekerja secara sinergis:

  1. Chloramphenicol (0,5%): Merupakan antibiotik spektrum luas yang bekerja dengan cara menghambat sintesis protein bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri terhenti.
  2. Dexamethasone (0,1%): Merupakan golongan kortikosteroid yang berfungsi untuk meredakan peradangan, mengurangi rasa gatal, serta mengecilkan pembengkakan pada area mata.

Indikasi (Kegunaan)

Obat ini digunakan untuk mengobati kondisi mata berikut:

  • Konjungtivitis (mata merah) yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Keratitis (peradangan kornea).
  • Uveitis anterior kronis.
  • Cedera kornea akibat bahan kimia, radiasi, atau luka bakar pasca operasi.

Dosis dan Aturan Pakai

Penting: Dosis harus disesuaikan dengan instruksi dokter. Secara umum, dosis yang sering digunakan adalah:

  • Dosis Dewasa dan Anak-anak: Teteskan 1-2 tetes pada mata yang sakit, sebanyak 3 hingga 4 kali sehari.

Cara Penggunaan yang Benar:

  1. Cuci tangan hingga bersih sebelum menggunakan obat.
  2. Dongakkan kepala dan tarik kelopak mata bawah secara perlahan.
  3. Teteskan obat tanpa menyentuh ujung penetes ke mata atau permukaan lain (untuk menjaga kesterilan).
  4. Tutup mata selama 1-2 menit dan tekan sudut mata dekat hidung agar obat meresap sempurna.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Setiap obat memiliki risiko efek samping, meskipun tidak semua orang merasakannya. Beberapa efek samping Erlamycetin Plus antara lain:

  • Rasa menyengat atau terbakar sesaat setelah diteteskan.
  • Pandangan kabur sementara.
  • Penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan tekanan intraokular (risiko glaukoma) atau katarak subkapsular.
  • Reaksi alergi (ruam atau gatal pada area kelopak mata).

Kontraindikasi dan Perhatian

Hindari penggunaan Erlamycetin Plus jika Anda memiliki kondisi:

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap Chloramphenicol atau Dexamethasone.
  • Infeksi mata akibat virus (seperti Herpes Simplex) atau jamur.
  • Menderita glaukoma.

Peringatan: Jangan menggunakan obat ini lebih dari 10 hari tanpa pengawasan ketat dari dokter, karena risiko infeksi sekunder atau kerusakan jaringan mata akibat steroid.

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/