Apa Itu Obat Ursolic?

Tittle: Apa Itu Obat Ursolic?

Ursolic adalah obat keras yang mengandung zat aktif Ursodeoxycholic Acid (UDCA). Secara alami, asam ini sebenarnya ditemukan dalam jumlah kecil dalam empedu manusia.

Obat ini bekerja dengan cara menurunkan kadar kolesterol dalam empedu dan membantu melarutkan batu empedu yang terbentuk dari kolesterol. Selain itu, Ursolic juga berfungsi melindungi sel hati dari efek beracun asam empedu lainnya yang menumpuk pada penderita penyakit hati kronis.

Kegunaan Utama (Indikasi)

Dokter biasanya meresepkan Ursolic untuk beberapa kondisi berikut:

  1. Melarutkan Batu Empedu: Khusus untuk batu empedu tembus pandang (radiolusen) yang berdiameter tidak lebih dari 20 mm.
  2. Penyakit Hati Kronis: Membantu mengobati Primary Biliary Cholangitis (PBC) atau peradangan pada saluran empedu di hati.
  3. Pencegahan Batu Empedu: Sering diberikan kepada pasien yang mengalami penurunan berat badan drastis dalam waktu cepat (misalnya setelah operasi bariatrik).

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Sama seperti obat lainnya, Ursolic dapat menyebabkan efek samping pada beberapa orang, meskipun tidak semua orang merasakannya.

1. Efek Samping Umum (Sering Terjadi)

  • Diare: Ini adalah keluhan yang paling sering dilaporkan.
  • Tinja Lembek: Perubahan konsistensi kotoran saat awal penggunaan.

2. Efek Samping Jarang

  • Nyeri Perut: Rasa tidak nyaman di bagian perut kanan atas.
  • Mual dan Muntah: Gangguan pencernaan ringan.
  • Gatal-gatal (Pruritus): Terutama jika dosis ditingkatkan terlalu cepat pada penderita penyakit hati.
  • Kalsifikasi Batu Empedu: Dalam kasus jarang, batu empedu justru bisa mengeras karena endapan kalsium, sehingga tidak bisa lagi dilarutkan dengan obat.

3. Reaksi Alergi (Sangat Jarang)

Segera cari bantuan medis jika muncul tanda alergi parah seperti:

  • Ruam kulit kemerahan yang gatal.
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, atau tenggorokan.
  • Sesak napas.

Hal Penting Sebelum Mengonsumsi

Peringatan: Ursolic adalah obat resep. Jangan mengonsumsinya tanpa pengawasan dokter.

  • Pemeriksaan Rutin: Selama penggunaan, dokter biasanya akan memantau fungsi hati (tes LFT) secara berkala.
  • Interaksi Obat: Hindari penggunaan bersamaan dengan obat maag yang mengandung aluminium (antasida) atau obat penurun kolesterol seperti cholestyramine, karena dapat menghambat penyerapan Ursolic.
  • Kondisi Khusus: Informasikan ke dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau memiliki radang empedu akut.

Apakah Anda ingin saya membantu memeriksa interaksi obat Ursolic dengan obat lain yang mungkin sedang Anda konsumsi?

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/