Tittle : Memahami Bagaimana Fungsi dari Obat Rhinos SR untuk Gejala Flu
Memahami Bagaimana Fungsi dari Obat Rhinos SR untuk Gejala Flu
Bagi penderita rinitis alergi atau flu yang disertai hidung tersumbat parah, nama Rhinos SR tentu sudah tidak asing lagi. Namun, karena termasuk dalam golongan obat keras (lingkaran merah), penggunaannya tidak boleh sembarangan. Lantas, bagaimana fungsi dari obat Rhinos SR sebenarnya di dalam tubuh kita?
Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai kandungan, mekanisme kerja, hingga aturan pakai Rhinos SR secara lengkap dan detail.
Apa Itu Rhinos SR?

Rhinos SR adalah obat kombinasi yang mengandung dua zat aktif utama: Loratadine dan Pseudoephedrine HCl. Kode “SR” di belakang namanya merupakan singkatan dari Sustained Release, yang berarti obat ini dirancang untuk melepaskan kandungannya secara bertahap ke dalam tubuh selama 12 jam.
Bagaimana Fungsi dari Obat Rhinos SR?
Fungsi utama Rhinos SR adalah meredakan gejala yang berhubungan dengan rinitis alergi, seperti bersin-bersin, hidung meler, serta rasa gatal pada hidung dan mata. Berikut adalah mekanisme detailnya:
1. Sebagai Antihistamin (Loratadine)
Loratadine berfungsi untuk menghambat kerja histamin, yaitu zat kimia alami dalam tubuh yang memicu reaksi alergi.
- Fungsinya: Menghentikan bersin-bersin, hidung gatal, dan mata berair. Loratadine termasuk antihistamin generasi kedua yang tidak menyebabkan kantuk separah generasi sebelumnya.
2. Sebagai Dekongestan (Pseudoephedrine)
Pseudoephedrine bekerja pada pembuluh darah di saluran hidung.
- Fungsinya: Saat alergi atau flu, pembuluh darah di hidung melebar dan menyebabkan pembengkakan (hidung tersumbat). Pseudoephedrine bekerja dengan cara mengecilkan pembuluh darah tersebut (vasokonstriksi), sehingga saluran napas kembali lega.
3. Teknologi Pelepasan Lambat (Sustained Release)
Berbeda dengan obat flu biasa, teknologi SR memungkinkan obat bekerja lebih stabil di dalam darah. Ini memberikan kenyamanan bagi pasien karena tidak perlu meminum obat terlalu sering, cukup dua kali sehari untuk perlindungan 24 jam.
Dosis dan Aturan Pakai Rhinos SR
Karena Rhinos SR adalah obat keras, Anda wajib mengikuti petunjuk dokter atau informasi pada kemasan:
- Dosis Umum: Dewasa dan anak di atas 12 tahun biasanya diberikan 1 kapsul setiap 12 jam (2 kali sehari).
- Cara Konsumsi: Kapsul harus ditelan utuh dengan air putih. Jangan dikunyah atau dihancurkan, karena akan merusak sistem pelepasan lambat (Sustained Release) dan menyebabkan seluruh obat terserap sekaligus, yang bisa berbahaya.
Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Meskipun efektif, memahami fungsi dari obat Rhinos SR juga berarti harus siap dengan potensi efek sampingnya, antara lain:
- Mulut terasa kering.
- Gangguan tidur (insomnia) karena efek stimulasi dari Pseudoephedrine.
- Jantung berdebar-debar (palpitasi).
- Pusing atau sakit kepala.
- Gangguan pencernaan.
Siapa yang Harus Berhati-hati?
Rhinos SR tidak disarankan bagi individu dengan kondisi berikut tanpa pengawasan ketat:
- Penderita Hipertensi Berat: Pseudoephedrine dapat meningkatkan tekanan darah.
- Penyakit Jantung Koroner: Efek stimulasi obat ini dapat membebani kerja jantung.
- Glaukoma: Dapat meningkatkan tekanan di dalam mata.
- Ibu Hamil dan Menyusui: Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan.
Kesimpulan
Jadi, bagaimana fungsi dari obat Rhinos SR? Secara singkat, obat ini bekerja ganda untuk menghentikan reaksi alergi melalui antihistamin dan melegakan sumbatan hidung melalui dekongestan dengan sistem pelepasan yang bertahan lama.
Gunakan obat ini secara bijak dan pastikan Anda mendapatkan resep dokter untuk menghindari risiko komplikasi.
Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/
