Tittle: Mengenal Pamol: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Pamol adalah nama dagang untuk obat yang mengandung bahan aktif Paracetamol (juga dikenal sebagai Acetaminophen). Obat ini termasuk dalam golongan analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam).
Karena profil keamanannya yang baik jika digunakan sesuai aturan, Pamol sering menjadi pilihan utama di kotak P3K keluarga untuk menangani keluhan ringan sehari-hari.
1. Kegunaan Utama Pamol
Pamol bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa dalam tubuh yang memicu rasa sakit dan peningkatan suhu tubuh. Beberapa kondisi yang bisa diatasi meliputi:
- Menurunkan Demam: Termasuk demam setelah imunisasi atau akibat flu.
- Meredakan Nyeri Ringan hingga Sedang: Seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri menstruasi.
2. Varian dan Bentuk Sediaan
Pamol tersedia dalam berbagai bentuk untuk menyesuaikan usia dan kebutuhan pasien:
- Tablet (500 mg): Untuk dewasa dan anak di atas 12 tahun.
- Sirup & Drops: Didesain khusus untuk bayi dan anak-anak dengan rasa yang disukai.
- Suppositoria: Obat yang dimasukkan melalui anus, biasanya digunakan jika pasien sedang mual hebat atau tidak bisa minum obat lewat mulut.
3. Dosis Umum Penggunaan
Penting: Selalu baca label pada kemasan atau ikuti anjuran dokter. Dosis biasanya didasarkan pada berat badan dan usia.
| Usia | Dosis Umum |
| Dewasa | 1-2 tablet (500-1000 mg), 3-4 kali sehari. Maksimal 4 gram per hari. |
| Anak 6-12 Tahun | 1/2 – 1 tablet, 3-4 kali sehari. |
| Anak di bawah 6 thn | Gunakan sediaan sirup/drops sesuai petunjuk dosis berat badan. |
4. Hal yang Perlu Diperhatikan (Peringatan)
Meskipun dijual bebas (logo biru), ada beberapa hal penting yang harus Anda ketahui:
- Kesehatan Hati: Paracetamol diproses di hati. Hindari penggunaan Pamol jika Anda memiliki gangguan hati berat atau mengonsumsi alkohol secara rutin dalam jumlah banyak.
- Jangan “Double Dose”: Banyak obat flu dan batuk lain yang juga mengandung Paracetamol. Pastikan Anda tidak meminum dua obat berbeda yang isinya sama agar tidak terjadi overdosis.
- Efek Samping: Jarang terjadi, namun bisa berupa reaksi alergi (ruam kulit), mual, atau gangguan fungsi hati jika digunakan jangka panjang dalam dosis tinggi.
5. Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Segera konsultasikan ke tenaga medis jika:
- Demam tidak turun setelah 2 hari penggunaan.
- Nyeri tidak kunjung hilang setelah 5 hari.
- Muncul tanda alergi seperti pembengkakan wajah atau sesak napas.
Penafian (Disclaimer): Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat-obatan.
Apakah Anda ingin saya membuatkan jadwal minum obat yang tepat berdasarkan dosis yang dianjurkan dokter Anda?
Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/
