Apa Itu Tequinol?

Tittle: Apa Itu Tequinol?

Tequinol adalah nama dagang untuk sediaan obat yang mengandung Halquinol. Secara kimiawi, Halquinol merupakan campuran dari turunan 8-hydroxyquinoline (terutama 5,7-dichloro-8-quinolinol).

Obat ini diklasifikasikan sebagai antimikroba non-antibiotik yang bekerja di saluran pencernaan. Keunggulan utamanya adalah sifatnya yang tidak diserap ke dalam aliran darah (non-sistemik), melainkan bekerja langsung di dalam usus.

Mekanisme Kerja

Halquinol bekerja dengan cara:

  1. Memperlambat motilitas usus: Memberikan waktu lebih lama bagi tubuh untuk menyerap nutrisi.
  2. Aktivitas Antibakteri & Antijamur: Membunuh bakteri patogen (seperti E. coli dan Salmonella) serta jamur di saluran pencernaan tanpa mengganggu keseimbangan mikroflora usus secara drastis.

Kegunaan Utama dalam Peternakan

Saat ini, Tequinol atau Halquinol paling umum ditemukan dalam sektor veteriner (hewan), khususnya pada ternak babi dan unggas.

  • Pengobatan Diare: Sangat efektif untuk mengatasi diare non-spesifik atau diare akibat infeksi bakteri pada hewan ternak.
  • Feed Additive (Imbuhan Pakan): Sering dicampur ke dalam pakan sebagai Growth Promoter (pemacu pertumbuhan). Dengan menjaga kesehatan usus, penyerapan nutrisi menjadi lebih maksimal.
  • Kontrol Infeksi Saluran Cerna: Membantu mencegah penyebaran infeksi pencernaan dalam populasi ternak yang padat.

Status Penggunaan pada Manusia

Penting untuk dicatat bahwa penggunaan turunan kuinolon seperti Halquinol untuk manusia telah sangat dibatasi atau bahkan dilarang di banyak negara.

[!CAUTION] Peringatan Penting: Pada masa lalu, golongan obat ini pernah digunakan untuk mengobati amuba dan infeksi usus pada manusia. Namun, penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dikaitkan dengan risiko efek samping serius yang disebut SMON (Subacute Myelo-Optic Neuropathy), yang dapat menyebabkan kerusakan saraf dan gangguan penglihatan.

Oleh karena itu, jika Anda menemukan Tequinol dalam konteks medis manusia, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ketat dengan dokter. Di era modern, dokter lebih cenderung meresepkan antibiotik atau antiparasit yang jauh lebih aman dan spesifik.


Efek Samping dan Keamanan (Veteriner)

Pada hewan, Tequinol umumnya dianggap aman jika digunakan sesuai dosis. Namun, beberapa hal perlu diperhatikan:

  • Dosis Tepat: Kelebihan dosis dapat menyebabkan iritasi saluran cerna.
  • Waktu Henti Obat (Withdrawal Period): Peternak harus menghentikan pemberian obat beberapa hari sebelum hewan dipotong untuk memastikan tidak ada residu obat dalam daging yang dikonsumsi manusia.

Kesimpulan

Tequinol (Halquinol) adalah agen antimikroba usus yang kuat dan efektif, terutama dalam menjaga produktivitas hewan ternak. Meskipun bermanfaat besar di dunia veteriner, obat ini bukanlah pilihan utama untuk pengobatan manusia karena profil risikonya terhadap sistem saraf.

Apakah Anda memerlukan informasi lebih spesifik mengenai dosis untuk jenis ternak tertentu atau mencari alternatif obat untuk indikasi medis lainnya?

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/