Tittle : Apa Itu Obat Farsorbid 10?

Farsorbid 10 mengandung zat aktif Isosorbide Dinitrate (ISDN) sebesar 10 mg. Obat ini termasuk dalam golongan nitrat yang bekerja sebagai vasodilator, yaitu zat yang membantu melebarkan pembuluh darah.
Dengan melebarnya pembuluh darah, aliran darah dan oksigen ke otot jantung menjadi lebih lancar, sehingga beban kerja jantung berkurang.
Kegunaan Utama Farsorbid 10
Dokter biasanya meresepkan Farsorbid 10 untuk beberapa kondisi berikut:
- Pencegahan Angina Pektoris: Mengurangi frekuensi serangan nyeri dada pada penderita penyakit jantung koroner.
- Gagal Jantung Kongestif: Digunakan sebagai terapi kombinasi untuk membantu meringankan kerja jantung yang melemah.
- Penanganan Serangan Jantung: Dalam kondisi tertentu, digunakan untuk menjaga kestabilan aliran darah pasca-serangan.
Dosis dan Cara Penggunaan
Penting: Farsorbid 10 adalah Obat Keras. Penggunaannya harus berdasarkan resep dan pengawasan dokter.
Secara umum, dosis Farsorbid 10 adalah:
- Dosis Dewasa: 1 tablet (10 mg), diminum 3 hingga 4 kali sehari.
- Cara Konsumsi: Sebaiknya diminum saat perut kosong (30 menit sebelum makan atau 2 jam setelah makan) dengan bantuan air putih untuk penyerapan yang lebih cepat. Jangan mengunyah atau menghancurkan tablet kecuali disarankan oleh dokter.
Efek Samping yang Mungkin Muncul
Seperti obat medis lainnya, Farsorbid 10 dapat menimbulkan efek samping pada beberapa orang, di antaranya:
- Sakit Kepala: Ini adalah efek samping paling umum karena pelebaran pembuluh darah di area kepala.
- Pusing atau Hipotensi Ortostatik: Rasa melayang saat tiba-tiba berdiri dari posisi duduk/berbaring.
- Muka Memerah (Flushing): Rasa hangat atau kemerahan pada wajah dan leher.
- Detak Jantung Cepat (Takikardia).
Peringatan dan Interaksi Obat
Sebelum mengonsumsi Farsorbid 10, perhatikan hal-hal berikut:
- Hindari Alkohol: Mengonsumsi alkohol bersamaan dengan obat ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara drastis.
- Interaksi Obat Disfungsi Ereksi: Dilarang keras mengonsumsi Farsorbid bersamaan dengan obat golongan inhibitor PDE5 (seperti Sildenafil atau Vardenafil) karena dapat menyebabkan syok fatal.
- Riwayat Penyakit: Beritahukan dokter jika Anda memiliki riwayat anemia berat, trauma kepala, atau glaukoma.
Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/
