Mengenal Aclovir Krim: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Tittle: Mengenal Aclovir Krim: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Aclovir Krim adalah obat topikal (obat luar) yang mengandung bahan aktif Acyclovir 5%. Obat ini termasuk dalam golongan antiviral yang spesifik digunakan untuk mengobati infeksi virus pada kulit.

1. Kegunaan Utama

Aclovir Krim digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus Herpes Simplex (HSV), antara lain:

  • Herpes Labialis: Luka melepuh di sekitar bibir dan mulut (sering disebut cold sores).
  • Herpes Genitalis: Tahap awal infeksi herpes pada area kelamin.

Catatan Penting: Obat ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan virus agar tidak semakin menyebar, namun tidak dapat mematikan virus sepenuhnya atau mencegah penularan ke orang lain.


2. Cara Penggunaan yang Benar

Agar pengobatan maksimal, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Gunakan Secepat Mungkin: Oleskan segera setelah gejala pertama (seperti rasa gatal, perih, atau kemerahan) muncul.
  • Kebersihan Tangan: Cuci tangan sebelum dan sesudah mengoleskan obat untuk mencegah penyebaran infeksi ke bagian tubuh lain.
  • Frekuensi: Biasanya dioleskan 5 kali sehari dengan jeda waktu sekitar 4 jam (melewatkan waktu tidur malam).
  • Durasi: Gunakan selama 5 hari berturut-turut. Jika luka belum sembuh, pengobatan dapat dilanjutkan hingga 10 hari.

3. Efek Samping yang Mungkin Muncul

Sama seperti obat lainnya, Aclovir Krim dapat menyebabkan efek samping pada beberapa orang. Efek ini umumnya bersifat ringan dan sementara:

Efek Samping Umum:

  • Rasa menyengat atau terbakar sesaat setelah dioleskan.
  • Kulit menjadi kering, bersisik, atau mengelupas.
  • Rasa gatal (pruritus) pada area yang diobati.

Efek Samping Jarang (Reaksi Alergi):

  • Ruam kulit yang parah.
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah.
  • Kesulitan bernapas (segera hubungi medis jika ini terjadi).

4. Peringatan dan Perhatian

  • Hanya untuk Obat Luar: Jangan dioleskan pada selaput lendir seperti di dalam mulut, mata, atau vagina karena dapat menyebabkan iritasi parah.
  • Ibu Hamil & Menyusui: Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan, meskipun penyerapan obat melalui kulit ke dalam darah sangatlah kecil.
  • Jangan Berbagi Salep: Hindari menggunakan satu tube salep bersama orang lain untuk mencegah penularan virus.

Tips: Jangan menggaruk atau menggosok luka herpes agar infeksi tidak semakin parah atau menyebabkan infeksi bakteri sekunder.


Apakah Anda sedang mengalami gejala herpes saat ini dan ingin tahu dosis yang lebih spesifik untuk kondisi Anda?

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/