Tittle:Mengenal Emturnas: Kegunaan, Dosis, dan Efek Samping

Dalam dunia medis, manajemen nyeri dan demam sering kali melibatkan obat-obatan golongan analgesik dan antipiretik. Salah satu merek dagang yang cukup dikenal di Indonesia adalah Emturnas. Obat ini menjadi pilihan umum untuk meredakan gejala nyeri ringan hingga sedang serta menurunkan suhu tubuh saat demam.
Apa Itu Emturnas?
Emturnas adalah obat yang mengandung zat aktif Paracetamol (Acetaminophen). Obat ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa dalam tubuh yang memicu munculnya rasa sakit dan peningkatan suhu tubuh.
Di pasaran, Emturnas biasanya tersedia dalam beberapa bentuk sediaan, antara lain:
- Tablet: Umumnya mengandung 500 mg Paracetamol.
- Sirup/Drop: Digunakan khusus untuk anak-anak dengan konsentrasi yang disesuaikan.
Kegunaan Utama
Emturnas digunakan untuk menangani berbagai kondisi, seperti:
- Meredakan Nyeri: Sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri menstruasi.
- Menurunkan Demam: Mengurangi suhu tubuh yang tinggi akibat flu, infeksi, atau setelah imunisasi.
Dosis dan Aturan Pakai
Dosis Emturnas sangat bergantung pada usia dan berat badan pasien. Berikut adalah panduan umum penggunaan (selalu ikuti petunjuk dokter atau label pada kemasan):
| Kelompok Usia | Dosis Umum (Tablet 500 mg) | Frekuensi |
| Dewasa | 1 – 2 tablet | 3 – 4 kali sehari (Maks. 4 gram/hari) |
| Anak (6-12 thn) | 1/2 – 1 tablet | 3 – 4 kali sehari |
Catatan Penting: Berikan jeda waktu minimal 4–6 jam antar dosis. Jangan mengonsumsi obat ini lebih dari yang dianjurkan untuk menghindari risiko kerusakan hati.
Efek Samping dan Kontraindikasi
Secara umum, Paracetamol dalam Emturnas aman dikonsumsi jika sesuai aturan. Namun, dalam kasus jarang, beberapa efek samping dapat muncul:
- Reaksi alergi (ruam kulit atau gatal).
- Mual atau sakit perut.
- Kerusakan hati (jika dikonsumsi berlebihan atau dalam jangka panjang).
Hindari Emturnas jika:
- Anda memiliki riwayat alergi terhadap Paracetamol.
- Anda memiliki gangguan fungsi hati yang berat.
- Anda mengonsumsi alkohol secara rutin dalam jumlah besar.
Peringatan Sebelum Mengonsumsi
- Periksa Label: Banyak obat flu dan batuk yang juga mengandung Paracetamol. Pastikan Anda tidak “mendobel” dosis tanpa sengaja.
- Konsultasi Medis: Jika nyeri menetap lebih dari 5 hari atau demam tidak turun dalam 3 hari, segera hubungi dokter.
- Kehamilan & Menyusui: Secara umum aman, namun sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu baca brosur dalam kemasan atau konsultasikan dengan dokter sebelum memulai pengobatan.
Apakah Anda ingin saya membantu membuatkan jadwal minum obat yang tepat berdasarkan sediaan yang Anda miliki saat ini?
Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/
