Mengenal Kalgestin: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Tittle:Mengenal Kalgestin: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Kalgestin adalah nama dagang untuk obat yang mengandung bahan aktif Medroxyprogesterone Acetate. Obat ini termasuk dalam golongan progestin, yaitu bentuk sintetis dari hormon progesteron alami yang diproduksi oleh tubuh wanita.

Hormon progesteron berperan penting dalam mengatur siklus menstruasi dan menjaga kesehatan rahim. Ketika kadar hormon ini tidak seimbang, berbagai masalah kesehatan reproduksi dapat muncul.


Kegunaan Utama Kalgestin

Dokter biasanya meresepkan Kalgestin untuk beberapa kondisi berikut:

  1. Amenorrhea Sekunder: Kondisi di mana seorang wanita berhenti mengalami menstruasi selama beberapa bulan meskipun tidak sedang hamil.
  2. Perdarahan Uterus Abnormal: Mengatasi pendarahan rahim yang tidak teratur yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, bukan karena masalah organik seperti tumor atau fibroid.
  3. Endometriosis: Membantu mengurangi pertumbuhan jaringan rahim di luar rahim yang menyebabkan nyeri hebat.
  4. Terapi Hormon Menopause: Sering dikombinasikan dengan estrogen untuk mengurangi risiko kanker rahim pada wanita yang menjalani terapi penggantian hormon.

Cara Kerja Kalgestin

Kalgestin bekerja dengan cara mengubah lapisan rahim (endometrium) dari fase proliferasi menjadi fase sekresi. Secara sederhana, obat ini membantu “menata ulang” dinding rahim agar siklus luruhnya (menstruasi) menjadi lebih teratur atau menghentikan penebalan dinding rahim yang berlebihan.


Dosis dan Aturan Pakai

Penting: Dosis Kalgestin sangat bervariasi tergantung pada kondisi medis pasien. Jangan pernah menggunakan obat ini tanpa resep dokter.

  • Untuk Amenorrhea: Biasanya diberikan dosis 5–10 mg per hari selama 5 hingga 10 hari. Menstruasi biasanya akan muncul 3–7 hari setelah pengobatan dihentikan.
  • Untuk Pendarahan Rahim: Dosis umum adalah 5–10 mg per hari selama periode tertentu sesuai instruksi dokter untuk mengontrol pendarahan.

Catatan: Sebaiknya dikonsumsi pada waktu yang sama setiap harinya untuk menjaga kadar hormon tetap stabil dalam tubuh.


Efek Samping yang Mungkin Muncul

Setiap obat memiliki risiko efek samping. Beberapa yang umum dilaporkan oleh pengguna Kalgestin meliputi:

  • Perubahan siklus menstruasi (bercak darah atau pendarahan di luar jadwal).
  • Sakit kepala atau pusing.
  • Perubahan suasana hati (mood swings) atau insomnia.
  • Nyeri tekan pada payudara.
  • Mual atau perut kembung.
  • Perubahan berat badan.

Peringatan Penting

Sebelum mengonsumsi Kalgestin, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter jika memiliki riwayat:

  • Penyakit jantung atau stroke.
  • Gangguan pembekuan darah (trombosis).
  • Gangguan fungsi hati.
  • Kanker payudara atau rahim.
  • Kehamilan: Kalgestin tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil karena dapat membahayakan janin.

Penafian (Disclaimer): Artikel ini hanya bersifat informasi umum dan tidak menggantikan saran medis profesional. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda kepada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Apakah Anda ingin saya membantu membuatkan jadwal pengingat minum obat atau mencari informasi lebih detail mengenai interaksi obat ini dengan obat lain?

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/