Mengenal Alogliptin: Cara Kerja, Manfaat, dan Efek Samping

Tittle:Mengenal Alogliptin: Cara Kerja, Manfaat, dan Efek Samping

Alogliptin adalah obat antidiabetik oral yang masuk ke dalam golongan penghambat DPP-4 (dipeptidyl peptidase-4), atau yang sering disebut sebagai “gliptin”. Obat ini dirancang khusus untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada orang dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe 2.

Bagaimana Alogliptin Bekerja?

Alogliptin bekerja dengan cara yang cukup cerdas dengan memanfaatkan sistem alami tubuh yang disebut hormon inkretin.

  1. Meningkatkan Inkretin: Saat kita makan, usus melepaskan hormon inkretin yang memberi tahu pankreas untuk menghasilkan insulin.
  2. Menghambat Enzim DPP-4: Dalam kondisi normal, enzim DPP-4 memecah hormon inkretin dengan cepat. Alogliptin menghalangi enzim ini agar inkretin tetap aktif lebih lama.
  3. Regulasi Gula Darah: Dengan inkretin yang bertahan lebih lama, pankreas melepaskan lebih banyak insulin saat gula darah tinggi, dan hati berhenti memproduksi terlalu banyak glukosa.

Catatan Penting: Alogliptin tidak bekerja pada penderita Diabetes Tipe 1 atau ketoasidosis diabetikum karena obat ini memerlukan keberadaan insulin alami dalam tubuh untuk bekerja.


Manfaat Utama

  • Kontrol Gula Darah: Membantu menurunkan kadar HbA1c (rata-rata gula darah dalam 3 bulan).
  • Risiko Hipoglikemia Rendah: Berbeda dengan sulfonilurea atau insulin, Alogliptin jarang menyebabkan gula darah terlalu rendah (hipoglikemia) jika digunakan sendirian.
  • Berat Badan Netral: Obat ini umumnya tidak menyebabkan kenaikan berat badan.
  • Fleksibilitas: Dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau dikombinasikan dengan obat lain seperti Metformin atau Pioglitazone.

Dosis dan Cara Penggunaan

Alogliptin biasanya tersedia dalam dosis 6,25 mg, 12,5 mg, dan 25 mg.

  • Frekuensi: Biasanya diminum satu kali sehari.
  • Waktu: Dapat diminum dengan atau tanpa makanan.
  • Kepatuhan: Sangat penting untuk meminumnya pada waktu yang sama setiap hari agar kadar obat dalam darah tetap stabil.

Bagi pasien dengan gangguan fungsi ginjal, dokter biasanya akan menyesuaikan dosis menjadi lebih rendah.


Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Sama seperti obat lainnya, Alogliptin dapat menimbulkan efek samping, meskipun tidak semua orang merasakannya.

Efek Samping Umum:

  • Gejala flu (hidung tersumbat, sakit tenggorokan).
  • Sakit kepala.
  • Sakit perut atau diare.
  • Ruam kulit ringan.

Efek Samping Serius (Segera hubungi dokter):

  • Pankreatitis: Ditandai dengan nyeri perut hebat yang menjalar ke punggung dan disertai muntah.
  • Reaksi Alergi Parah: Pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah.
  • Nyeri Sendi: Beberapa orang melaporkan nyeri sendi yang parah dan menetap.
  • Gagal Jantung: Gejala berupa sesak napas yang tidak biasa atau pembengkakan di kaki.

Kesimpulan

Alogliptin adalah pilihan terapi yang efektif untuk menjaga stabilitas gula darah pada pasien diabetes tipe 2 dengan profil keamanan yang relatif baik. Namun, penggunaan obat ini harus selalu di bawah pengawasan medis dan dibarengi dengan pola makan sehat serta olahraga teratur.


Apakah Anda ingin saya membuatkan ringkasan mengenai perbedaan Alogliptin dengan obat DPP-4 lainnya seperti Linagliptin atau Sitagliptin?

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/