Mengenal Omegdiar: Obat untuk Mengatasi Diare Non-Spesifik

Tittle: Mengenal Omegdiar: Obat untuk Mengatasi Diare Non-Spesifik

Diare merupakan kondisi yang mengganggu kenyamanan dan dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak ditangani dengan benar. Salah satu obat yang sering digunakan untuk mengatasi gejala ini adalah Omegdiar.

Obat ini termasuk dalam golongan adsorben (penyerap) yang bekerja secara lokal di saluran pencernaan untuk membantu memadatkan feses.

Kandungan Utama

Omegdiar mengandung kombinasi dua zat aktif yang sudah lama dipercaya dalam pengobatan diare:

  1. Attapulgite (600 mg): Mineral alami yang bekerja dengan cara menyerap (adsorpsi) racun, bakteri, atau virus penyebab diare di dalam usus.
  2. Pektin (50 mg): Serat larut yang membantu menambah massa feses dan memperlambat pergerakan usus agar frekuensi buang air besar berkurang.

Indikasi dan Kegunaan

Omegdiar digunakan untuk pengobatan diare non-spesifik. Artinya, obat ini efektif untuk diare yang penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun bukan disebabkan oleh infeksi bakteri berat yang memerlukan antibiotik.

Manfaat utama Omegdiar:

  • Mengurangi frekuensi buang air besar.
  • Memperbaiki konsistensi feses yang cair menjadi lebih padat.
  • Menyerap racun dan kuman penyebab gangguan pencernaan.

Dosis dan Aturan Pakai

Pemberian dosis biasanya dibedakan berdasarkan usia. Pastikan untuk selalu membaca label pada kemasan atau mengikuti anjuran dokter.

Kelompok UsiaDosis UmumMaksimal Per 24 Jam
Dewasa & Anak >12 Thn2 Tablet setelah buang air besar12 Tablet
Anak 6 – 12 Thn1 Tablet setelah buang air besar6 Tablet

Catatan Penting: Omegdiar umumnya tidak dianjurkan untuk anak di bawah usia 6 tahun kecuali atas petunjuk dokter.


Efek Samping dan Perhatian

Meskipun secara umum aman, penggunaan Omegdiar dapat menimbulkan beberapa efek samping atau memerlukan perhatian khusus:

  • Sembelit (Konstipasi): Efek samping yang paling sering muncul jika obat dikonsumsi secara berlebihan.
  • Interaksi Obat: Karena sifatnya yang menyerap, Omegdiar dapat mengganggu penyerapan obat lain (seperti antibiotik tetrasiklin atau digoxin). Berikan jeda waktu 2-3 jam jika Anda mengonsumsi obat lain.
  • Dehidrasi: Obat ini membantu menghentikan diare, tetapi tidak menggantikan cairan tubuh yang hilang. Sangat penting untuk tetap minum Oralit atau air putih yang cukup selama pengobatan.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Segera konsultasikan ke tenaga medis jika:

  • Diare tidak membaik setelah 48 jam (2 hari).
  • Muncul gejala dehidrasi berat (lemas, mata cekung, sangat haus).
  • Feses disertai darah atau lendir.
  • Muncul demam tinggi.

Apakah Anda ingin saya membuatkan daftar tips tambahan mengenai makanan apa saja yang sebaiknya dihindari saat sedang diare?

Link Pemesanan Suplemen Perangsang Herbal via online shop : https://palembangpafi.org/